Apakah banjir di Januari 2014 ini menyebabkan harga sewa gedung dan apartemen Plasa Oleos turun atau bahkan tidak laku?
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak hari Minggu 12 Januari 2014 menyebabkan sebagian Jakarta tergenang air hingga setinggi lutut orang dewasa. Beberapa ruas jalan ditutup dan arus lalu lintas dialihkan karena banjir. Banjir setinggi 100cm atau mencapai pinggang orang dewasa juga menggenangi Jl. TB Simatupang Jakarta Selatan tepatnya di depan Plaza Oleos Graha Simatupang. Hal ini menyebabkan kendaraan tidak dapat melintasi Plasa Oleos karena banjir mencapai 120cm sehingga arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu menuju Lebak Bulus dialihkan melalui Jl. Kebagusan.Kemacetan luar biasa dan antrian panjang terjadi sejak Munggu 12 Januari 2014. Antrian mobil panjangnya hingga mencapai Tanjung Barat terlihat dari flyover depan gedung Aneka Tambang. Sepeda motor diperbolehkan memasuki ruas jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) untuk menghindari banjir di depan Plasa Oleos Jl. TB Simatupang tersebut. Banjir di kawasan perkantoran yang baru ini dikhawatirkan membuat gedung-gedung perkantoran di daerah tersebut termasuk Plasa Oleos menjadi turun harganya bahkan terancam tidak laku. Para pengembang dan pemasar harus bekerja lebih ekstra untuk mengantisipasi hal ini.
Warga Kebagusan menuding Plaza Oleos tersebut yang menyebabkan banjir. Mereka mengatakan bahwa Plaza Oleos tidak membuat drainase yang baik sehingga air meluap menyebabkan banjir.
Sementara itu daerah lain yang tergenang banjir adalah di tol Jagorawi KM04 Taman Mini, Jalan Kramat Raya Jakarta Utara, Kompek Kejaksaan Bekasi Selatan, Jalan Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat, Karet Tengsin Jakarta Pusat, Citraland Grogol Jakarta Barat, Jalan Tubagus Angke arah Pesing Jakarta Barat, Jalan Lebak Bulus III dan Jalan H. Ipin Jakarta Selatan, Jalan Daan Mogot depan SPBU dekat Samsat Jakarta Barat, Komplek Deplu depan kampus Budi Luhur, Pasar Lenteng Agung Jalan Jagakarsa Jakarta Selatan. Bahkan banjir setinggi 1 meter terjadi di Jalan Kebon Pala Kampung Melayu Jakarta Timur. Rumah-rumah warga tergenang dan ketinggian air terus bertambah.





No comments:
Post a Comment